Home / Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula

Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula

Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula - Pencarian cara merawat dan melatih dengan kata kunci " Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula " di temukan di dunia-hewan.net. Untuk mencari informasi atau artikel hewan yang sesuai dengan reptil, makanan, sugar glider, iguana, gambar, petshop, satwa, obat, komunitas, keunikan, sifat, breeding, anak anjing, anak kucing, burung, hamster anda dapat menuliskan kata kunci yang ada pada kolom pencarian yang sudah tersedia.

Dengan semakin berkembang nya teknologi internet, situs dunia-hewan.net berusaha untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia hewan, khususnya anjing dan kucing. Situs dunia-hewan.net memiliki ratusan artikel merawat anjing dan kucing misal " Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula " yang di anda jadikan masukan atau bahan referensi merawat anjing dan kucing.

Baca : Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula
Foto tarantula

Foto tarantula

Bagaimana cara merawat tarantula yang benar – Mungkin sebagian orang sudah tau dengan serangga satu ini? Yang biasa membuat sarang di dinding rumah, ya tarantula. Tarantula merupakan nama yang diberikan untuk salah satu jenis laba-laba dengan ukuran sangat besar yang umumnya berbulu di hampir menyeluruh di badannya. Laba-laba ini masuk pada keluarga theraphosidae dan paling tidak ada sekitar 800 spesies yang telah berhasil diidentifikasi.Sebagian besar spesies tarantula tidak berbahaya untuk manusia, dan beberapa jenis spesies lainnya menjadi terkenal karena diperdagangkan sebagai hewan peliharaaan eksotik. Tarantula dapat menggigit, karena seperti laba-laba pada umumnya tarantula memiliki taring dan gigitannya dikenal menyakitkan untuk manusia, namun racun dalam gigitannya lebih lemah daripada racun yang terdapat pada lebah madu pada umumnya  dan gigitannya diketahui lebih sakit dari sengatan tawon.

Cara merawat dan memelihara tarantula

Tips memilih tarantula

Pastikan kalau tarantula yang ingin dibeli tidak cuma diam di tempat aja, disentuhpun cuma bergerak sedikit atau pelan sekali responnya – apalagi kalo sampe seluruh kaki2nya (ada 8 kaki lho) ketekuk ke dalem di bawah badannya itu bisa jadi T tersebut sedang sekarat. Penyebabnya ? Bisa jadi cuma karena HAUS dan mengalami dehidrasi berat ! Perhatikan apakah perutnya mengecil / keriput dan perhatikan juga apakah ada tempat air minum di dalam kandangnya. Dengan kondisi cuaca tropis di Indonesia yang tingkat kelembabannya cukup tinggi (28 – 30 Celcius) maka tidak terlalu sulit buat miara tarantula. Mereka membutuhkan hawa yang cukup lembab untuk bertahan hidup, jadi jangan biarin kandangnya sampe kering / gersang dan jangan lupa kalo mereka juga masih tetap perlu air minum. Di alam liar, mereka dapet pasokan air dari cairan yang ada di dalam tubuh mangsanya, udara yang lembab, tetesan embun dan juga air hujan. Untuk mengakalinya gampang banget kok, tapi harus sering-sering dikerjakan biar T panjang umur.

Cukup sediakan tutup bekas aqua botol dan sejenisnya (harus yang terbuat dari plastik agar tidak karatan) sebagai tempat air minum yang sekaligus juga dapat menciptakan efek lembab dalam kandang tersebut. Atau, gunakan teknik misting / moisting yaitu menyiram air secara perlahan ke subtrat supaya tetap basah (untuk jenis Terrestrial / burrowers) tapi tidak becek – seperti waktu meras parutan kelapa kalo mo bikin santan – atau disemprotkan langsung ke jaringnya (untuk jenis Arboreal / tree climbers) untuk menimbulkan efek “embun” buatan.

Cara memegang tarantula

Sebenarnya, memegang tarantula dengan alasan apapun SANGAT TIDAK DIANJURKAN SAMA SEKALI. Tapi pada umumnya, sang pemilik tarantula ngerasa (sok) perlu untuk mengakrabkan diri dengan cara memegang T piaraan barunya ini – tapi mohon diingat kalo T ngerasa yang sebaliknya.

Tarantula adalah 100% binatang liar dan sama sekali gak butuh sentuhan kasih sayang manusia. Bagi tarantula, semua yang mendekati mereka cuma ada 2 pilihan : ancaman atau buruan – itu aja.

Tapi kalo sampe mau coba-coba pegang juga, gunakan kedua tangan Anda – jangan pake alat2 apapun ! Mohon diingat bahwa untuk jenis Terrestrial apabila jatuh bisa menyebabkan perut pecah atau kaki2nya patah sedangkan untuk jenis Arboreal, begitu lepas dari genggaman tangan Anda, gw berani jamin sudah pasti bakal susah ditangkep lagi karena jenis Arboreal adalah pelari cepat – sangat gesit sekali ! Jangan lupa cuci tangan setelah memegang tarantula.

Semua jenis Tarantula memiliki RACUN sebagai jurus pamungkas untuk membela diri pada saat benar-benar tersudut, sekaligus untuk melumpuhkan lawan dan buruan yang ukurannya jauh lebih besar dari tarantula tersebut dengan cara menggigitnya. Beberapa spesies Tarantula mempunyai RACUN yang lebih berat, tapi pada umumnya tidak jauh beda ama disengat lebah – khusus bagi yang gampang banget alergi, bisa menyebabkan sesak nafas atau detak jantung berdetak sangat cepat !
Terus terang, gw sendiri belom pernah digigit tarantula tapi waktu kecil dulu dah pernah disengat lebah – emang seh gak terlalu sakit (lebih parah daripada disuntik) tapi gak sampe pusing kok, cuma gatel en nyut-nyutan tepat di bagian yang kena sengat itu tadi !

Dunia Tarantula terbagi atas 2 bagian, yaitu Old World (Asia, Afrika, Eropa dan Australia) dimana spesies dari benua ini gampang banget / tidak ragu2 lagi dalam melancarkan gigitan untuk setiap ancaman. Selanjutnya, New World (Amerika : Utara dan Selatan) dimana alat pertahanan pertamanya sebelum menggigit adalah Urticating Hairs – mengibas / melempar bulu2 halus di perutnya ke udara yang bisa menyebabkan gatal-gatal dan terlihat merah pada kulit si pengganggu (tapi gatelnya tidak seharam jadah kena ulat bulu !).
Apabila perlu ngebersihin kandangnya, contoh : mengganti substrat maka cara yang paling gampang adalah dengan menaruh container lain di dalam kandang tersebut kemudian T digiring secara lembut / perlahan-lahan (pake sumpit, pulpen terserah yang penting bukan benda tajam) ke arah container sementara itu tadi.

Setelah masuk, tutupi container tersebut supaya nggak kabur (pastikan ada lubang hawa untuk T bernafas) sekarang kita sudah aman untuk membersihkan kandangnya. Setelah selesai, masukkan kembali container ke dalam kandang dan biarkan keluar dengan sendirinya.

Kandang tarantula

Tarantula besar biasanya dipelihara di aquarium yg tertutup tapi ada lubang buat sirkulasi udara.
Kalo masih kecil biasanya pakai tempat pet yg dari mika/acrilic (biasa dijual di tempat reptil/ikan, bilang aja pethome merk multi, paling kecil ukuran no 1), kalo masih kegedean bisa pake apa aja yg penting ada tutupnya dan dibolongin buat sirkulasi udara.

Ukuran kandang disesuaikan dengan ukuran tarantula, perbandingan panjang 2,5 kali legspan,lebar 1,5 kali legspan, tinggi tergantung jenis tarantulanya. Kalau terresterial dan burrower, tinggi dari media ke langit-langit kandang sedikit lebih tinggi dari legspan, karena untuk jenis terresterial/burrower abdomennya lebih besar, jadi kalo jatuh dari tempat tinggi bisa fatal.
Kalau arboreal malah butuh tinggi, luas tidak masalah yg penting cukup tinggi karena memang tempat hidupnya di atas tanah.
(legspan = ukuran dari ujung kaki ke ujung kaki terjauh, asumsi kaki direntangkan).

Pakan tarantula

  • Sebaiknya serangga/ulat saja, kalau tidak salah dikasih pinkies bisa bermasalah dan bau.
  • Jangkrik, ulat hongkong, ulat jerman, bisa dibeli di tempat jual makanan burung, murah meriah.
  • Sebaiknya juga dipelajari cara piara jangkrik/ulat hongkong/jerman ini karena sekali beli kan Rp 1.000 aja udah banyak, bisa buat waktu lama (kecuali tarantulanya banyak).

Kasih makan ada yang bilang tiap hari, ada yang bilang 3 hari sekali, dari care sheet katanya 8 kali per bulan, dan memang untuk hewan manapun power feeding bisa bikin umur pendek.

Perawatan tarantula

  • Jaga kebersihan kandang, kalau ada kotoran tarantula diangkat aja sama media sekitarnya supaya tidak timbul jamur, dsbnya.
  • Minum tetap ada, tarantula yang dehidrasi bisa bermasalah apalagi waktu mau molting.
  • Sebaiknya jangan handle tarantula, karena berbisa meskipun belum ada laporan orang tewas digigit Tarantula.
  • Selain itu untuk tipe terresterial/burrower kalo jatuh dari tempat tinggi bisa berakibat fatal (abdomen pecah, dsb),Jika tipe arboreal sangat gesit, Susah di tangkap kembali jika kabur
Dengan alasan hak cipta (copyright) atas artikel merawat dengan judul Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula yang merupakan hasil tulisan dari beberapa sumber yang ada di internet. dunia-hewan.net hanya menampilkan sebagian isi dari Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula. Untuk memudahkan pencarian artikel merawat, dunia-hewan.net juga menyediakan layanan pencarian artikel seputar merawat, seperti Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula yang dapat anda temukan dengan layanan pencarian yang sudah tersedia. Dan seluruh artikel merawat yang terdapat di dunia-hewan.net ini kami ambil dari beberapa blog atau situs merawat anjing dan kucing yang sudah terpercaya. Oleh karena itu, jika anda ingin melihat lebih jelas Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula secara lengkap, anda dapat mencari beberapa artikel merawat pada kolom pencarian yang sudah di sediakan.

Tips dan trik jitu untuk pemula merawat tarantula | husky66 | 4.5

Artikel hewan di cari :

jenis jenis tarantula , cara mendapatkan tarantula , cara merawat laba laba , cara mencari tarantula , sarang tarantula , jenis tarantula arboreal , makanan tarantula kecil , kelincinya di gigit , makanan tarantula , jenis tarantula